Mahasiswa Tolak Pelaksanaan Tes Tulis Calon PPS Bertempat di IAIN Madura

  • Bagikan

RISALAH.CO.ID, PAMEKASAN – Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Penyambung Aspirasi (Gempa) IAIN Madura menolak pelaksanaan tes tulis calon panitia pemungutan suara (PPS) bertempat di IAIN Madura.

Serukan penolakan tersebut muncul di berbagai sosial media dan pamflet yang beredar. Alasannya, Karena kampus IAIN Madura bukan sarang politik praktis.

“IAIN Madura adalah institusi pendidikan jangan cemari dengan kegiatan politik praktis,” kata Idrus Ali koordinator aksi. Sabtu (07/01/2023).

Baca Juga:  Punya Aset Tanah dan Bangunan Senilai Rp.850 Juta, Ini Harta dan Profil Ketua KPU Pamekasan

Ia menuntut, agar rektor IAIN Madura dan bidang kerjasama membatalkan pelaksanaan tes tersebut yang akan di kampus IAIN Madura.

Sebelumnya, KPU Pamekasan mengumumkan sebanyak 2.625 orang dinyatakan lolos administrasi seleksi panitia pemungutan suara (PPS) pada Pemilu serentak 2024.

Baca Juga:  Soal 6 PPK Diperiksa Polisi Buntut Dana KPPS, Ini Komentar Ketua Bawaslu Pamekasan

Peserta yang sudah lolos, akan melaksanakan tes tulis di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pamekasan, Senin (9/1/2023), pada pukul 09.00 hingga selesai atau selama 90 menit.

Pada tes tulis tersebut, KPU Pamekasan membutuhkan sebanyak 66 ruangan. Tiap ruangan berisi 40 orang dengan dibagi perkecamatan.

Baca Juga:  IAIN Madura Akan Bangun Gedung Senilai Rp. 33 Miliar Lantai 4 Dilengkapi Lift

“Pendaftar PPS di kabupaten Pamekasan mencapai 3.175 orang. 550 orang tidak lolos karena tidak menyerahkan hasil pemeriksaan darah dan tidak melampirkan berkas surat keterangan sehat,” kata Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi (Permas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Pamekasan, Fathor Rachman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *