Tips Hindari Anjlok, Ancaman Hama Padi saat Musim Hujan

  • Bagikan
Tanaman padi milik petani di desa Palengaan Laok kecamatan Palengaan kabupaten Pamekasan. (Foto. Idrus Ali/Risalah)

RISALAH. PAMEKASAN – Musim hujan membawa tantangan tersendiri bagi para petani padi dalam menghadapi merebaknya hama dan penyakit pada pertumbuhan padi.

Dengan melakukan upaya yang benar, hal tersebut dapat mengurangi risiko kerugian dalam produksi padi.

Penting untuk aktif memantau kondisi pertanian secara baik dan teratur untuk menjauhkan tanaman padi dari hama dan penyakit. Supaya kesehatan tanaman padi tetap terjaga dan hasil panen meningkat.

Artikel ini, mengajak petani padi untuk mengantisipasi serangan hama padi yang lumrah terjadi selama musim hujan. Penting untuk mengurangi resiko yang merugikan dan merusak panen.

Baca Juga:  Berkali-kali Gagal, Jalan Rusak Palengaan Laok Pamekasan Akan Dianggarkan Rp. 200 Juta

Pertama, tidak bisa dihindarkan, bahwa musim hujan menjadi ancaman yang menakutkan bagi para petani padi di wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Intensitas hujan dan cuaca lembab seperti saat ini juga berpotensi menciptakan kondisi lingkungan yang bagus bagi pertumbuhan hama. Akibatnya petani padi yang dirugikan.

Oleh sebab itu, penting sekali, petani mempelajari penggunaan varietas lahan, pengendalian insektisida yang terukur, dan pengawasan yang baik.

Baca Juga:  Kepergok Curi Motor di Parkiran Pamekasan, Satu Pelaku Diamuk Warga Satu Lagi Kabur

Bagi para petani padi, penting untuk mengetahui penggunaan pestisida dan fungisida. Hal ini merupakan langkah awal dalam mengatasi hama dan penyakit terhadap pertumbuhan padi saat musim hujan.

Caranya, petani dapat membersihkan lahannya dari sisa-sisa tanaman. Ini juga perlu diperhatikan sebelum penanaman baru dilakukan. Ini dapat membantu mengurangi populasi hama dan penyakit.

Kemudian, memastikan sistem drainase yang baik untuk membantu mengurangi kelembapan tanah dan mengantisipasi berkembangbiaknya hama dan penyakit. Sehingga hama dan penyakit seperti hama wereng sulit berkembang. Ini upaya untuk menjaga pertumbuhan padi tetap sehat.

Baca Juga:  Oknum PPS Desa Banyupelle Pamekasan Disorot, Diduga Soal Dana KPPS

Hama wereng merupakan serangga penghisap cairan tanaman yang berwarna kecoklatan. Hewan jenis makroptera ini dapat menganggu pertumbuhan padi. Hama wereng mempunyai kemampuan untuk terbang dan berpindah-pindah.

Namun petani padi tidak perlu khawatir, jika Petani sudah mengantisipasi dan sudah menerapkan langkah-langkah yang benar pada lahan pertaniannya maka mestinya resiko hama, penyakit dan hal yang merugikan dapat terhindarkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *