Sewa Traktor Makin Mahal, Petani di Pamekasan Keluhkan Bantuan Alsintan

  • Bagikan
Foto ilustrasi.

RISALAH. PAMEKASAN – Harga sewa alat mesin pertanian (alsistan) berupa traktor untuk membajak sawah dikeluhkan anggota kelompok tani (poktan) di dusun Nagasari, desa Palengaan Laok, kecamatan Palengaan, kabupaten Pamekasan.

Pasalnya, harga sewa traktor dianggap selalu menjadi beban bagi para petani. Kondisi tersebut amat sangat dirasakan setiap kali menjelang musim tanam.

“Kami (anggota kelompok tani) harus sewa traktor tiap musim tanam meski harganya sangat tinggi dan harus ngutang,”ujar Purawi, salah seorang anggota Poktan di dusun Nagasari, desa Palengaan Laok kecamatan Palengaan kabupaten Pamekasan, Minggu (18/2/2024).

Baca Juga:  Cegah Kecurangan Bayar Pajak Restoran dan Hotel, Pemkab Pamekasan Optimalkan Alat Perekam Transaksi

Dikeluhkannya, untuk sewa mesin traktor sangat mahal pada musim ini, sekali sewa dalam satu hari bisa diatas angka Rp.1 juta rupiah.

“Sedangkan tarif sewa traktor bajak sawah menghitung lahan, per hari bisa diatas Rp.1 Juta, kondisi ini membuat petani semakin menjerit,” jelasnya.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo Bakal Hadiri Harlah ke-78 Muslimat NU di Stadion GBK Jakarta

Menurutnya, sampai saat ini petani di desa ini tidak pernah merasakan bantuan alat traktor dari pemerintah kabupaten Pamekasan.

Kendati demikian, dia sangat berharap ada uluran tangan dari pemerintah setempat guna mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga:  Deretan Ritel dan Toko Swalayan di Pamekasan yang Disweeping Gapura

“Traktor bajak sawah sangat dibutuhkan oleh para petani di desa ini, karena sampai saat ini mungkin dari setiap dusun, hanya dusun ini yang tak pernah dapat bantuan dari pemerintah,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *