Dicecar Soal Sanksi, KPU Pamekasan Hanya Minta Maaf Telah Usir Wartawan

  • Bagikan
ketua KPU kabupaten Pamekasan Mohammad Halili saat konferensi pers yang digelar KPU Pamekasan bersama sejumlah wartawan Pamekasan. Selasa (5/3/2024). (Foto. Idrus Ali/Risalah).

RISALAH. PAMEKASAN – Buntut dari pengusiran wartawan oleh staf KPU Pamekasan berinisial IP terhadap Nanang Sufianto, wartawan MJTV berujung permohonan maaf.

Permohonan maaf itu disampaikan ketua KPU kabupaten Pamekasan Mohammad Halili saat konferensi pers yang digelar KPU Pamekasan bersama sejumlah wartawan Pamekasan. Selasa (5/3/2024).

“Kami mengucapkan permohonan maaf setinggi-tingginya karena ada staf KPU telah melakukan pengusiran, apa yang dilakukan oleh staf itu miskomunikasi, jadi mohon maaf,”ujar Halili.

Baca Juga:  Membanggakan, Kelompok Tani Asam Jaya Desa Blaban Raih Lomba Tingkat Jawa Timur

Dalam konferensi pers tersebut, meski beberapa wartawan mencecar sejumlah pertanyaan soal sanksi yang pantas didapat oleh staf KPU Pamekasan, pihak KPU Pamekasan menjawab masih ingin merapatkan di internal.

“Soal sanksi kami masih mau merapatkan, Pasti ada pembinaan, kalau soal sangsi di KPU ada aturannya,”ungkap Halili.

Ketua Jurnalis Center Pamekasan Achmad Jadid meminta Ketua KPU Pamekasan bersikap tegas dan profesional atas sikap anak buahnya.

Baca Juga:  Laga Mini di Sampang, Binaul FC Palengaan Laok Raih Trofi Utama

Sebab, mengusir wartawan saat melaksanakan tugas jurnalistik bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) yakni pasal Pasal 18 payat (1) UU Pers.

Bahkan menghalangi wartawan dalam melaksanakan tugas jurnalistik dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Sebelumnya, Nanang Sufianto, Wartawan MJTV diusir oleh staf KPU Pamekasan berinisial IP saat proses rekapitulasi di PKPRI. Senin (4/3/2024).

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Soal Pengentasan Kemiskinan di Pamekasan

“Saya dipermalukan di depan banyak orang, saya tidak terima tindakan anggota KPU yang bersikap arogan seperti itu,”sesalnya.

Akibat tindakan oknum staf KPU Pamekasan tersebut, pada hari itu juga Senin (4/3/2024), sejumlah wartawan Pamekasan langsung melakukan protes kecam tindakan arogan tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *