Dianggarkan Nyaris Setengah Milliar, Pengrajin Batik Minta Pemkab Pamekasan Lakukan Pemerataan

  • Bagikan
Pengendara sepeda motor melintas di depan kantor Pemkab Pamekasan. (Foto. Idrus Ali/Risalah).

RISALAH. PAMEKASAN – Pada tahun 2024, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali menganggarkan pengadaan kain batik dan souvernir dengan anggaran yang cukup fantastis.

Pengadaan kain batik dan souvernir di lingkungan pemkab Pamekasan tersebut nyaris tembus setengah miliar rupiah, totalnya yakni senilai Rp. 483.632.500.

Anggaran tersebut terbagi menjadi dua item dengan rincian yakni senilai Rp. 312.632.500 dan Rp. 171.000.000 untuk satu tahun.

Baca Juga:  Mobil Sigap Pamekasan Terlibat Laka Beruntun di KM 14 Tol Waru Surabaya

Diketahui, pengadaan batik dan souvernir di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut dianggarkan pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Pamekasan untuk tahun 2024.

HJ Bahran salah seorang pengrajin batik di Pamekasan mengaku bahwa batik tulisnya belum pernah tersentuh pemerintah setempat.

Baca Juga:  Baikot Produk Israel, Gapura Sweeping Seluruh Ritel dan Toko Swalayan di Pamekasan

Pria yang sudah bertahun-tahun berkecimpung dalam usaha pembuatan batik tulis itu mengaku ingin sekali karya batiknya dibutuhkan oleh pemerintah.

“Paling tidak batik ini jadi bagian dari keperluan pemkab, meski tidak harus banyak,karena ini juga termasuk batik asli Pamekasan,”ujarnya. Rabu (13/3/2024).

Baca Juga:  Kompak, Pengurus dan Kader Demokrat Pamekasan Berikan Bantuan kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Selain itu, pihaknya meminta kepada pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan untuk merata dalam mengambil kepada pengrajin batik di Pamekasan agar tidak ada kecemburuan antar sesama.

“Batik jadi salah satu identitas Pamekasan, jadi mohon kepada pemerintah untuk merata dan lebih memperhatikan,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *