Resmi, DPC PDI Perjuangan Pamekasan Miliki Kantor Permanen

  • Bagikan

PAMEKASAN. DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan meresmikan kantor permanen yang berada di Perum Graha Kencana Tlanakan, Pamekasan, Jumat (12/3/2021).

Peresmian tersebut langsung dilakukan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi yang disaksikan langsung Bupati Pamekasan H Badrut Tamam, mantan Bupati Pamekasan Achmad Syafi’i, Sekda Kabupaten Pamekasan Totok Hartono, perwakilan DPC seluruh Madura serta seluruh kader PDI-P Pamekasan.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi kembali mengingatkan pentingnya menjalin silaturahmi di antara para pengurus dan kader PDI Perjuangan, khususnya yang ada di Kabupaten Pamekasan untuk membangun kesadaran, bahwa suatu keberhasilan itu semata-mata karena kerja bersama.

Baca Juga:  Bersama Pemdes Bicorong, PSBB Khitan Gratis Puluhan Anak

“Kita patut bersyukur, dan berterima kasih pada semua pihak, terutama pada Pak Said Abdullah atas peresmian kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan ini. Tapi kita juga harus sadar, tanpa kebersamaan, tanpa gotong-royong gedung DPC ini tidak akan ada,” kata Kusnadi dalam sambutannya.

Baca Juga:  Rebut 45 Kursi, Update DPRD Pamekasan Masih 974 TPS yang Unggah C Hasil

Politisi yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur itu juga mendorong DPC PDI Perjuangan untuk menjadikan kantor DPC sebagai etalase partai. Menurutnya, masyarakat pertama kali akan mengenali PDI Perjuangan dari para pengurusnya.

“Kantor DPC PDI Perjuangan harus digunakan sebaik-baiknya, baik untuk pengurus, kader, maupun masyarakat. Para pengurus harus menampilkan diri sebagai etalase yang bagus. Yang cantik. Jika kantornya bagus, cantik, etalasenya menarik, orang-orang akan tertarik pada kita,” urainya.

Baca Juga:  Kasus Kekerasan Jurnalis, Desak Polres Pamekasan Panggil Korlap Aksi

Dia juga berharap, dengan modal konsolidasi yang matang, silaturahmi yang kuat, PDI Perjuangan dapat meraih kursi di DPRD Kabupaten Pamekasan.

Politisi senior ini juga mengisahkan saat blusukan di kantong-kantong masyarakat Pamekasan.

“Semasa Pak Abdus Salam saya tidur di rumah-rumah warga. Membentuk ranting, membentuk PAC,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *