Pemkab Pamekasan Siapkan Bonus Umrah Gratis untuk Juara Umum

  • Bagikan

PAMEKASAN. SUARA POST-(Pemkab) Pamekasan menjanjikan bonus umrah gratis bagi juara 1 di setiap cabang lomba kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Jawa Timur (Jatim) utusan Pamekasan.

Janji itu disampaikan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat pelepasan kafilah yang bertempat di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan, Senin (25/10/2021). Dalam pelepasan itu, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang berperan memandu.

Pelepasan dikemas dengan istighosah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Dalam kegiatan itu mendatangkan penceramah Mujahid Ansori.

Baca Juga:  Resmi, Pilkades Serentak 2021 Kabupaten Pamekasan Digelar Bulan September

Acara diawali dengan khotmil Qur’an di musala pendopo dan disaksikan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan segenap kafilah MTQ Pamekasan.

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, untuk mempersiapkan diri sebagai pemenang MTQ Jatim XXIX, perlu diikhtiarkan oleh semua peserta, pembina. doa dan dukungan dari masyarakat juga sangat diperlukan. Supaya pembinaan dan latihan yang telah dijalani, mengantarkan Pamekasan menjadi juara umum.

Baca Juga:  PSBB dan JCP khitan Gratis 25 Anak di Desa Ceguk Pamekasan

“Semangat, ikhtiar sungguh, baru tawakal, jangan tawakalnya di depan, insya Allah tidak dapat prestasi, sungguh-sungguhnya dulu di depan, ikhtiar yang luar biasa, baru turun dari panggung baru tawakal,” paparnya saat memberikan sambutan di depan para kafilah.

Mengenai pemberian bonus itu, menurut Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Halifaturrahman, sebagai pemantik agar para kafilah bersungguh-sungguh dalam lomba dan menjadi juara.

“Jadi ini merupakan titik akhir dari upaya kami mengantarkan dan mendampingi para kafilah untuk mempersiapkan diri,” kata Halifaturrahman.

Baca Juga:  Parah, Pemasangan Beton Pembatas Jalan Rp. 25 Miliar di Pamekasan Diduga Asal Dikerjakan

Dia juga menjelaskan, para kafilah telah dipondokkan mulai 23 hingga 25 Oktober di kediaman masing-masing pembina. Hal itu dilakukan untuk proses finalisasi pembinaan. Cara tersebut semata-mata untuk memaksimalkan kesiapan masing-masing kafilah.

“Usaha terus kami lakukan, dengan memohon kepada Allah, agar kafilah menjadi yang terbaik pada pelaksanaan MTQ nantinya,” tegas pria dengan sapaan Mamang ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *