Tahun 2024, Pemkab Pamekasan Akan Bangun 228 Unit RTLH

  • Bagikan
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan Muharram. (Foto. Idrus/Ali Risalah).

RISALAH. PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan membangun sebanyak 228 unit rumah melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di tahun 2024.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Pamekasan melalui staf pejabat fungsional penata kelola perumahan, Dwi Budayana Eka Dewantara.

Menurut Dwi, program bantuan perbaikan rumah itu menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tergolong sangat membutuhkan dan juga memenuhi syarat.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Terima Anggota Komnas HAM Periode 2022-2027

“Target DPRKP itu menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kabupaten Pamekasan, untuk masing-masing penerima akan menerima Rp. 17.500.000 untuk bangun rumah tak layak huni,” ujar Dwi. Jumat (26/1/2024).

Dikatakannya bahwa pemkab pada tahun ini menganggarkan Rp 4 miliar untuk 228 penerima program RTLH. Anggaran dan kuota penerima tersebut sangat berbeda dibandingkan tahun 2023.

Baca Juga:  Wagub Jatim Emil Dardak Hadiri Upacara Tabur Bunga Hari Dharma Samudera 2023

“Anggaran tahun ini besaran senilai Rp 4 miliar untuk 228 penerima, sedangkan tahun 2023 senilai Rp. 6,1 miliar untuk 349 penerima,” katanya.

Kendati demikian, dia mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan dan memaksimalkan pendataan hingga pekerjaan RTLH agar sesuai dengan prosedur dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  PMII Jatim Protes Sikap Komenkop Larang Warung Madura Buka 24 Jam

“Kita akan terus berupaya meningkatkan pendataan, untuk saat ini masih 1000 lebih yang mengajukan nanti akan di data menyesuaikan dengan aturan dan syarat yang ditentukan, dan pekerjaan ini akan dimulai pada April mendatang,”pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *