Bupati Pamekasan Baddrut Tamam Tutup Gelaran MTQ XXX

  • Bagikan

SUARA POST, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menutup pelaksanaan musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ) XXX tingkat kabupaten di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (13/9/2022) malam.

Penutupan MTQ XXX yang dimulai tanggal 11-13 September 2022 tersebut ditandai dengan penabuhan tong-tong oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Ia didampingi Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), dan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Pamekasan, Totok Hartono.

Baca Juga:  Santri dan Alumni Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan Dibekali Ilmu Jurnalistik

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan terima kasih kepada semua pihak dan seluruh elemen masyarakat yang telah ikut serta mensukseskan kegiatan MTQ ke XXX yang digelar selama tiga hari ini.

Harapannya, generasi Qur’ani di daerahnya tumbuh dan subur demi sumber daya manusia (SDM) unggul, Pamekasan hebat dan moderat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para kafilah, dan seluruh panitia yang terlibat langsung, dan para dewan juri,” katanya sewaktu sambutan.

Baca Juga:  PN Pamekasan Putuskan Sengketa Nurul Hikmah Dimenangkan Yayasan Usman Al Farsy

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyampaikan selamat kepada Kecamatan Palengaan yang berhasil meraih juara umum pada pelaksanaan MTQ tahun ini.

Termasuk kecamatan lainnya yang telah berikhtiar memberikan yang terbaik dalam beberapa jenis lomba yang diikutinya.

“Mudah-mudahan pelaksanaan MTQ berikutnya pesertanya lebih banyak lagi supaya kompetisinya lebih ketat. Tahun ini jumlahnya 491 kafilah, semoga tahun berikutnya bisa lebih dari 1000 kafilah,” harapnya.

Tokoh Nahdlatul Ulama ini meminta para pemenang tidak jumawa atas prestasi yang diraihnya.

Baca Juga:  PSBB dan JCP Khitan Gratis Puluhan Anak di Desa Bungbaruh Pamekasan

Kemudian peserta yang belum berhasil meraih juara tidak kecil hati lantaran masih banyak kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

“SDM unggul ini bagian dari ikhtiar kita, mari kita bersyukur atas pelaksanaan MTQ yang luar biasa ini, SDM unggul ini bagian dari ikhtiar kita,” ujarnya.

Dia juga berharap, pelaksanaan MTQ dapat meningkatkan kecintaan terhadap agama, tanah air negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), merajut kebersamaan, dan kesetiakawanan dengan atmosfer qur’ani.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *