PSBB dan JCP Khitan Gratis Puluhan Anak di Desa Bungbaruh Pamekasan

  • Bagikan

SUARA POST, PAMEKASAN – Sebanyak 15 anak di Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan dikhitan secara gratis yang berlangsung di balai desa. Sabtu (13/08/2022).

Khitan gratis tersebut dilakukan oleh tim Pamekasan Sehat Bersih Barokah (PSBB) dan Jurnalis Center Pamekasan (JCP) yang bekerjasama dengan karang taruna desa setempat.

Usai dikhitan, anak-anak itu mendapatkan Khitan gratis, obat-obatan serta bingkisan.

Achmad Fauzi Kepala Desa (Kades) Bungbaruh Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan menyampaikan ucapan banyak terima kepada para tim khitan dari PSBB dan JCP yang sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi kebahagiaan dengan para warganya.

Baca Juga:  Taklukan Denpas, PBV Ayunda Dipastikan Lolos Penyisihan Turnamen Voli Dandim Cup Pamekasan

Ia menyebutkan, kegiatan khitan gratis tersebut sangat membantu bagi masyarakat terutama bagi warga yang kurang mampu.

Pria yang menjabat sebagai sekretaris Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Pamekasan itu berharap, kegiatan khitan gratis bisa dilaksanakan di lain kesempatan. Tujuannya, untuk berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat.

Baca Juga:  Tumpengan Khidmat, Tandai Malam Puncak Anniversary 2 Tahun Jurnalis Center Pamekasan

“Terimakasih atas kerjasamanya, semoga kegiatan khitan gratis ini bermanfaat dan bisa dilaksanakan di lain waktu,” Katanya saat sambutan.

Sementara itu, Imam Ghazali, selaku ketua Tim medis PSBB mengatakan bahwa hingga sekarang PSBB dan JCP terus berkolaborasi menebar kabaikan kepada masyarakat dengan baksos khitanan gratis.

“Alhamdulillah, tim medis PSBB dan JCP istiqomah menebar manfaat kepada masyarakat umum dengan kegiatan khitan massal,” ujarnya kepada media.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Live Streaming di 12 Lokasi MTQ Jatim XXIX

Menurutnya, dengan jumlah peserta yang banyak tersebut, keberadaan PSBB dan JCP diterima oleh berbagai kalangan.

Ia menegakkan, progam Khitan gratis akan terus dilakukan dengan bekerjasama dengan berbagai masyarakat yang ada.

“Khitan ini sudah 2 tahun berjalan yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu,” Pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *