Toko dan Pasar Jadi Sasaran, Bea Cukai Madura Temukan 14 Pelanggaran dan 7 Ribu Rokok Ilegal

  • Bagikan
Ari Divisi Penindakan Bea Cukai Madura.

RISALAH. PAMEKASAN – Bea Cukai Madura mengaku sudah menemukan 14 Pelanggaran dan mengklaim telah mengamankan 7 Ribu rokok ilegal di sejumlah toko dan pasar di Pamekasan yang dilakukan selama 2 hari.

“Sejumlah pasar dan pertokoan sudah disambangi dan menemukan 14 pelanggaran ditambah menemukan 7 ribu batang rokok tanpa cukai,”ungkap Ari Divisi Penindakan Bea Cukai Madura Pamekasan saat Sosialisasi. Jumat (21/6/2024).

Menurut Ari, agenda untuk kegiatan ini, yakni sehubungan dengan pemanfaatan DBHCHT dan penegakan hukum yang akan menyasar para penjual rokok dan pasar-pasar yang tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bahwa menjual rokok ilegal itu tidak boleh.

Baca Juga:  Aktivis di Pamekasan Desak APH Periksa Pekerjaan PT Trijaya Adymix

“Pelanggaran yang telah dilakukan oleh penjual rokok ilegal di toko-toko akan kami lakukan pembinaan dalam arti kita edukasi secara persuasif dan kita amankan barang bukti dan kita memberi pengertian kepada penjual supaya tidak mengulangi lagi,”ujarnya.

Baca Juga:  Akhirnya, Rekan Pelaku Curanmor yang Beraksi di Palengaan Daja Pamekasan Tertangkap

Lebih lanjut Ari mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan bersama Tim gabungan dari aparat penegak hukum antara lain TNI angkatan darat, kejaksaan negeri Pamekasan, satpol PP, dan bea cukai Madura.

“Barang bukti itu kita bawa ke kantor Bea cukai Madura untuk dilakukan penelitian lebih lanjut, kami telah membagi lima tim, dan blusukan ke enam Pasar di pamekasan. Proppo, Waru, Pakong, Palengaan, Tlanakan, dan Batumarmar,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *