Scroll untuk baca artikel
Politik dan Pemerintahan

Bupati Kholil dan Wabup Sukri Sudah Satu Tahun Memimpin Pamekasan

Avatar
×

Bupati Kholil dan Wabup Sukri Sudah Satu Tahun Memimpin Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Harmonis dan solid, bupati Pamekasan KH Kholilurrahman dan Wabup Pamekasan Sukriyanto.

RISALAH. PAMEKASAN – Kinerja kepemimpinan KH Kholilurrahman bersama wakilnya H. Sukriyanto di Kabupaten Pamekasan semakin menunjukkan kekompakan setelah genap satu tahun masa jabatan mereka.

Pasangan kepala daerah periode 2025–2030 tersebut resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur pada 19 Maret 2025 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Sukriyanto menepis berbagai isu yang sempat beredar mengenai hubungan dirinya dengan Bupati.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Tangkap Suami Istri Spesialis Pencuri Sepeda Motor, Berikut Nomer dan Merek Sepedanya

Ia menegaskan bahwa selama ini tidak pernah ada keretakan dalam kepemimpinan mereka.

Menurutnya, hubungan yang terjalin justru sangat erat. Ia bahkan menyebut sosok Bupati bukan sekadar atasan, melainkan juga sebagai panutan dan guru.

Pernyataan tersebut disampaikan saat acara halal bihalal yang dihadiri jajaran Forkopimda, OPD, camat, hingga kepala desa se-Pamekasan. Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Budaya Pamekasan pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Baca Juga:  Tahun 2021, 630 Unit Rumah di Pamekasan Akan Segera Diperbaiki

Penegasan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai persepsi publik yang berkembang, sekaligus memperlihatkan hubungan personal yang solid di antara keduanya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Kholilurrahman mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk terus meningkatkan kinerja, terutama menghadapi situasi global yang penuh tantangan.

Ia menyoroti kondisi saat ini yang dinilai lebih berat dibanding tahun sebelumnya, salah satunya akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga:  Berbagi Keberkahan, IKMADA Pamekasan Bagikan Seribu Takjil Gratis

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat kerja sama, serta menyatukan visi demi kelancaran pembangunan daerah.

Menurutnya, keharmonisan dalam pemerintahan akan memperkuat upaya mencari solusi dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.