Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Wakil Ketua DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Soal Pengentasan Kemiskinan di Pamekasan

Avatar
×

Wakil Ketua DPRD Jatim Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Soal Pengentasan Kemiskinan di Pamekasan

Sebarkan artikel ini

SUARA POST, PAMEKASAN –  Achmad Iskandar Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim menggelar sosialisasi Wawasan Kebangsaan bersama Kepala Desa (kades) dan Lurah.

Acara yang mengangkat tema ‘Strategi Pemerintah Dalam Pengentasan Kemiskinan Daerah’ bertempat di Dusun Slenah, Desa Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Sabtu (3/12/2022).

Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pamekasan, RB Fattah Jasin; Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan, Ismail, kepala desa, Lurah serta masyarakat di Bumi Gerbang Salam.

Baca Juga:  Bank Jatim Pamekasan Enggan Berkomentar Soal Nasabah yang Jadi Korban Penipuan Ratusan Juta

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Achmad Iskandar mengatakan, Wawasan Kebangsaan tentang kemiskinan menjadi salah satu agenda khusus untuk mengentaskan kemiskinan daerah yang ada di wilayah Jatim.

Politikus Partai Demokrat itu menyebutkan, Strategi pengentasan kemiskinan yang harus dilakukan pemerintah daerah salah satunya perekonomian yang bermanfaat kedua membuat layanan sosial yang bermanfaat bagi orang miskin.

Baca Juga:  Gelar Festival Inklusi Aku Bisa Aku Berkarya, Disdikbud Pamekasan Wadahi Kreasi Pelajar Penyandang Disabilitas

Angka pengangguran terbuka di Pamekasan menurut hasil DPS tersebut sangat menurun karena salah satu faktornya adalah banyaknya perusahaan rokok yang ada di Kabupaten Pamekasan.

“Ada banyak cara dalam mengentaskan kemiskinan, pembangunan SDM, pertumbuhan ekonomi da masih banyak lagi lainnya,” katanya.

Baca Juga:  PN Pamekasan Tunda Sidang ke Pekan Depan, Kuasa Hukum Nenek Bahriyah Siap Ungkap Fakta

Dikatakannya, indeks pembangunan manusia di Pamekasan paling bagus se-Madura karena ditopang dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di Bumi Gerbang Salam, dan salah satunya untuk mendongkrak pembangunan manusia tentang sumber daya manusia dan kesehatan.