Scroll untuk baca artikel
PeristiwaSosial

Warga Keluhkan Saluran Rusak dan Air Menggenang di Pasar Blumbungan Pamekasan

Avatar
×

Warga Keluhkan Saluran Rusak dan Air Menggenang di Pasar Blumbungan Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Kondisi saluran rusak dan air mengenang di pertigaan pasar Blumbungan Pamekasan.

RISALAH. PAMEKASAN – Kondisi saluran air yang rusak di pertigaan Pasar Blumbungan, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, dikeluhkan warga.

Kerusakan tersebut menyebabkan air menggenang dan meluap hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli di area pasar.

Genangan air terlihat menutupi sebagian jalan di sekitar pertigaan pasar. Selain menghambat arus lalu lintas, kondisi ini juga menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko terpeleset bagi pengguna jalan. Warga menyebut genangan tersebut telah terjadi selama beberapa hari tanpa adanya penanganan yang jelas.

Baca Juga:  Razia Balap Liar, Polisi Amankan 13 Unit Sepeda Motor di Desa Lebbek Pamekasan

“Sampai sekarang belum ada perbaikan. Air terus menggenang dan mengalir ke jalan, jadi sangat mengganggu,” ujar salah satu warga setempat.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh para pedagang yang setiap pagi beraktivitas di pasar tersebut. Mereka merasa kondisi ini berdampak langsung pada kenyamanan dan kebersihan lingkungan berjualan.

Baca Juga:  Silaturahmi Strategis Menteri ATR/Kepala BPN dengan Ketua Umum Muhammadiyah, Bahas Legalisasi Aset dan Pemanfaatannya

“Kalau pagi itu ramai, banyak orang belanja. Tapi karena airnya tergenang, jadi becek dan kotor. Pembeli juga jadi tidak nyaman,” ungkap seorang pedagang.

Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk memperbaiki saluran yang rusak agar genangan air tidak terus berlanjut. Mereka khawatir jika dibiarkan, kondisi ini bisa semakin parah dan merusak fasilitas jalan di sekitar pasar.

Baca Juga:  Koni Pamekasan Berikan Apresiasi untuk Atlet Hapkido Peraih 4 Medali di Porprov Jatim

“Harapannya segera diperbaiki, jangan dibiarkan terlalu lama. Ini kan tempat umum, banyak aktivitas warga setiap hari,” tambah warga lainnya.