DPRD Pamekasan Janji Tutup RSIA Puri Bunda Madura

  • Bagikan
H. Hermanto Wakil Ketua DPRD Pamekasan menyatakan siap menutup Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda Madura jika ditemukan pelanggaran sesuai dengan tuntutan dari Dear Jatim. Kamis (21/03/2024). (Foto. Idrus Ali/Risalah)

RISALAH. PAMEKASAN – Heboh, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda Madura yang berlokasi di Jalan Kabupaten, Nomor 99, Kelurahan Bugih Pamekasan dipersoalkan puluhan warga. Kamis (21/3/2024).

Puluhan warga yang mengatasnamakan Dewan Energi Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) itu meminta DPRD kabupaten Pamekasan segera menutup RSIA Puri Bunda Madura.

Koorlap aksi Ahmad Faisol mengungkapkan, berdirinya RSIA tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi Permenkes 3/2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit dan berpotensi menganggu ketertiban lalulintas.

Baca Juga:  Ini Alasan Mengapa Masrukin Layak Jadi Calon Bupati Pamekasan Tahun 2024

“RSIA Puri Bunda Madura harus segera ditutup karena berdiri di dekat lampu merah, potensi mengganggu ketertiban lalu lintas, lahan parkir tidak memadai, pengolahan limbahnya tidak ada, berdiri di tengah tengah kota dan permukiman, dan berdiri di samping ranah pendidikan,”ujar Faisol.

Sementara, saat menemui massa aksi, H. Hermanto wakil ketua DPRD Pamekasan berjanji bakal menutup Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Puri Bunda Madura dengan catatan jika ditemukan pelanggaran hukum.

Baca Juga:  Rawan Kecelakaan, Pemkab Pamekasan Mulai Perbaiki Jalan Berlubang

“Apabila nanti menemukan persoalan atau pelanggaran hukum maka kami akan mengawal bersama -sama aktivis Dear Jatim sampai melakukan penutupan,”ujar Hermanto.

Pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan memanggil pihak terkait untuk mengklarifikasi soal pembangunan Rumah Sakit yang dinilai bermasalah tersebut.

Baca Juga:  Belum Ada Alasan, Disporapar Pamekasan Sewa Kendaraan Bermotor Senilai Rp.200 Juta

“Dalam waktu dekat kami kumpulkan tim perizinan beserta direktur rumah sakit. Apabila disitu terjadi perdebatan dan ada pelanggaran maka waktu itu akan dilakukan penutupan,”tegas Hermanto

Diketahui, Rumah sakit yang diduga bermasalah mengenai perizinannya baru dibuka (Grand Launching) pada 26 Februari 2024 berlokasi di Jalan Kabupaten, Nomor 99, Kelurahan Bugih Pamekasan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *