RISALAH. PAMEKASAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pamekasan mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh jajaran kepengurusan hingga tingkat desa.
Instruksi yang dikeluarkan pada 1 September 2025 tersebut berisi arahan penting untuk menjaga kondusivitas sosial, memperkuat persatuan, dan mengawal perjuangan petani di tengah berbagai tantangan.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pamekasan, Basri menegaskan bahwa seluruh kader dan anggota Tani Merdeka Indonesia di Pamekasan harus senantiasa menjaga kebersamaan, gotong royong, dan kerjasama demi terciptanya keamanan serta ketertiban masyarakat.
Instruksi tersebut juga menekankan agar para pengurus tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia akan memberikan sanksi tegas terhadap setiap anggota yang melakukan tindakan mencemarkan nama baik organisasi.
“Besarkan Tani Merdeka Indonesia sampai ke tingkat Desa dan Dusun sebagai perjuangan para petani,” bunyi salah satu poin instruksi tersebut.
Gerakan ini bukan hanya sebatas konsolidasi organisasi, melainkan juga menjadi semangat kebangkitan kaum tani dalam mendukung arah pembangunan bangsa. Tani Merdeka Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memperkuat persatuan, menjaga perdamaian, serta mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera.
Dengan semangat gotong royong dan persatuan, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Pamekasan berharap para petani dapat terus menjadi kekuatan bangsa yang setia menjaga kedaulatan pangan serta berkontribusi nyata bagi kejayaan Indonesia.






