Scroll untuk baca artikel
SosialPeristiwaPolitik dan Pemerintahan

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto Tegaskan Penataan Pasar Waru Demi Kelancaran dan Kenyamanan Warga

Avatar
×

Wabup Pamekasan H. Sukriyanto Tegaskan Penataan Pasar Waru Demi Kelancaran dan Kenyamanan Warga

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto.

RISALAH. PAMEKASAN – Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto memimpin rapat serap aspirasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Waru, anggota DPRD, serta tokoh masyarakat setempat. Agenda tersebut membahas pengelolaan Pasar Waru agar lebih tertata dan tidak menimbulkan kemacetan.

“Alhamdulillah, tadi sore kami berdiskusi dengan seluruh pihak terkait. Langkah ini kita lakukan agar Pasar Waru lebih tertib, tidak semrawut, dan tentunya tidak menimbulkan kemacetan. Harapannya, masyarakat yang berjualan maupun pengguna jalan sama-sama merasa nyaman,” ungkap H. Sukriyanto. Sabtu 6 September 2025.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pamekasan akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat serta mencari solusi terbaik demi menciptakan pasar yang tertib, nyaman, dan memiliki akses jalan yang lancar.

“Pemerintah hadir bukan hanya untuk mengatur, tapi juga mendengar. Aspirasi masyarakat menjadi bahan utama dalam mengambil keputusan. Karena tujuan kita bersama adalah menciptakan pasar yang aman, nyaman, dan memberi manfaat bagi semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, H. Sukriyanto dikenal sebagai sosok pemimpin yang lahir dari desa. Ia merupakan mantan Kepala Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan selama dua periode. Pengalaman memimpin di tingkat desa membuat dirinya memahami betul kebutuhan masyarakat dari lapisan bawah.

Baca Juga:  Menteri Nusron Beri Pengarahan ke Kanwil BPN Provinsi Papua Barat dan Sumatra Barat

Bukan hanya itu, kedekatannya dengan rakyat membuatnya tidak pernah berjarak dalam setiap langkah kepemimpinan. Ia selalu menerapkan prinsip musyawarah, mendengar, dan menyerap aspirasi sebelum mengambil kebijakan.

Sebagai pemimpin yang lahir dari lingkungan pesantren, H. Sukriyanto juga senantiasa mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal dalam setiap pengambilan keputusan. Hal ini sejalan dengan tradisi masyarakat Madura yang menjunjung tinggi nilai musyawarah dan gotong royong.

Baca Juga:  Dihadapan Ribuan Masyarakat, Siran Wahyudi Minta Coblos Pasangan Kharisma untuk Pemimpin Pamekasan

“Saya lahir dari desa, dibesarkan oleh pesantren. Prinsip hidup saya sederhana, pemimpin harus dekat dengan rakyatnya, karena tanpa rakyat seorang pemimpin bukanlah apa-apa. Maka mendengarkan aspirasi adalah kewajiban yang akan terus saya jaga,” tegasnya.

Dengan gaya kepemimpinan yang merangkul semua pihak, H. Sukriyanto berharap penataan Pasar Waru dapat berjalan lancar sehingga membawa manfaat besar bagi pedagang, pembeli, maupun pengguna jalan di kawasan tersebut