Tidak Diminati, 3 TPS di Pamekasan Kosong Tanpa Pendaftar Pengawas

  • Bagikan
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan sudah melakukan pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

RISALAH. PAMEKASAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan sudah melakukan pelantikan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Diklat Bawaslu Kabupaten Pamekasan Moh. Imron mengatakan dari sebanyak 2448 jumlah TPS se-kabupaten Pamekasan. Ada sebanyak 2.445 petugas pengawas TPS sudah dilantik

Pelantikan terhadap 2.445 Pengawas TPS tersebut dilakukan secara serentak di 13 kecamatan yang ada di kabupaten Pamekasan. Senin (22/1/2024).

Baca Juga:  Intip Harta Kadisporapar Pamekasan, Aset Tanah dan Bangunannya Bernilai Miliaran

“Ada 3 TPS yang kosong di kecamatan Pademawu. Nantinya ada rekrutmen gelombang keempat setelah pelantikan,” kata Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Diklat Bawaslu Kabupaten Pamekasan Moh. Imron.

Ia menyebutkan, 3 TPS yang kosong tersebut ada di 1 desa. Yakni di desa buddagan Kecamatan Pademawu kabupaten Pamekasan.

Baca Juga:  Cegah Kecurangan Bayar Pajak Restoran dan Hotel, Pemkab Pamekasan Optimalkan Alat Perekam Transaksi

Sebelumnya, Bawaslu Pamekasan melakukan rekrutmen mulai tanggal 2 sampai dengan 6 Januari 2023.

Adapun persyaratan PTPS di antaranya berusia paling rendah 21 tahun, berdomisili di kecamatan setempat, berpendidikan minimal SMA sederajat, tidak pernah dipidana penjara selama lima tahun dan mengundurkan diri dari jabatan politik.

Baca Juga:  HPN 2023, Pwi Jatim Bersiap Deklarasi Laut Bersih

Sementara masa kerja PTPS yakni sejak 23 hari sebelum hingga tujuh hari setelah hari pemungutan suara dengan gaji Rp1 juta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *